Musda VI DPD PKS Kota Blitar: Kokohkan Kepemimpinan Baru, Targetkan Kursi DPRD, dan Optimalkan Peran Pemuda
Blitar, 6 September 2025 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Blitar resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Sabtu, 6 September 2025. Agenda lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pergantian kepengurusan, memperkuat konsolidasi kader, serta meneguhkan arah perjuangan politik PKS di Kota Blitar untuk periode 2025–2030.
Meski digelar dengan sederhana, Musda VI tetap berlangsung khidmat, lancar, dan penuh makna di Kantor DPD PKS Kota Blitar . Seluruh rangkaian acara dilaksanakan sesuai arahan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang menekankan kesederhanaan sebagai wujud empati terhadap situasi bangsa yang sedang penuh keprihatinan.
Pergantian Kepengurusan Resmi Ditetapkan
Melalui Surat Keputusan DPP PKS Nomor 035.72.PD/SKEP/DPP-PKS/2025, ditetapkan susunan kepengurusan DPD PKS Kota Blitar untuk masa bakti 2025–2030. Struktur baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak konsolidasi partai sekaligus memperkuat pelayanan politik kepada masyarakat.
Struktur inti kepengurusan DPD PKS Kota Blitar periode 2025–2030 adalah sebagai berikut:
- Ketua: Chitmatul Huda
- Sekretaris: Ali Fatah
- Bendahara: Dwi Ratsongko
Selain struktur inti, kepengurusan dilengkapi dengan 11 bidang strategis, di antaranya Bidang Kaderisasi Anggota Partai, Bidang Perempuan dan Keluarga, Bidang Pemuda-Pelajar-Mahasiswa, Bidang Kepanduan, Bela Negara, dan Kepemimpinan Partai, Bidang Relawan, Saksi, Pemenangan Pemilu, dan Pilkada, Bidang Ketenagakerjaan, Petani, Peternak, dan Nelayan, Bidang Komunikasi dan Digital, Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama, Bidang Desa, Koperasi, UMKM, dan Ekonomi Kreatif, Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik, hingga Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga.
Komposisi kepengurusan kali ini menghadirkan kombinasi kader senior dan wajah-wajah baru, termasuk banyak anak muda, yang diyakini mampu menghadirkan semangat segar dalam tubuh PKS Kota Blitar.
Sambutan Ketua MPD: Pemuda sebagai Motor Perubahan

Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Blitar, drh Leo Sudilaksono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam kepengurusan yang baru.
“Anak-anak muda ini telah menunjukkan inisiatif luar biasa dengan hadir dalam struktur baru PKS Kota Blitar. Inisiatif dan keberanian eksekusi harus menjadi kekuatan utama pemuda. Jangan takut salah, selama kita tetap dalam koridor aturan dan syariat. Inisiatif inilah yang akan membawa PKS memenangkan hati masyarakat Kota Blitar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keteguhan fikrah sebagai landasan perjuangan politik. “Di tengah maraknya anak muda yang larut dalam hal-hal negatif, kehadiran pemuda PKS menjadi entitas kebaikan yang membawa harapan. Kita harus menjaga kekuatan fikrah, kematangan berjamaah, serta kedewasaan dalam bergerak. Inilah modal dasar kita untuk tetap eksis dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Tak lupa, drh Leo memberikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi mereka, serta mendorong pengurus baru agar menjadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dengan niat ikhlas karena Allah SWT.
Pidato Ketua DPD PKS Kota Blitar: Low Cost, High Impact

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPD PKS Kota Blitar, Chitmatul Huda menekankan prinsip kerja kepengurusan baru: Low Cost, High Impact.
“Kita akan bekerja dengan biaya sekecil-kecilnya, tetapi dampaknya harus sebesar-besarnya. Target, tujuan, dan strategi akan kita sesuaikan dengan kondisi ekonomi partai maupun kader,” tegasnya.
Huda menyampaikan apresiasi kepada panitia Musda yang telah bekerja keras hingga detik-detik terakhir. Ia menilai, meski persiapan sangat singkat, Musda kali ini berlangsung jauh melebihi ekspektasi berkat kekompakan dan kerja sama tim yang solid.
Target Politik: Rebut Kembali Kursi DPRD
Salah satu fokus utama kepengurusan 2025–2030 adalah merebut kembali kursi DPRD Kota Blitar yang hilang pada periode sebelumnya.
“Kita tetapkan target minimal tiga kursi DPRD, dengan peluang menambah hingga empat kursi bila energi dan strategi kita berjalan optimal,” tegas Huda.
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi hingga ke tingkat kelurahan dan DPC, karena basis suara pemilu berada di akar rumput. “Semua kader pelopor akan mendapat amanah, sehingga tidak ada kader yang hanya jadi penonton,” ujarnya menambahkan.
Konsolidasi Internal dan Optimasi Kantor DPD
Chitmatul Huda juga menginstruksikan agar struktur partai segera dibentuk hingga tingkat kelurahan. Menurutnya, hal ini adalah langkah strategis untuk memperkuat basis suara sekaligus memaksimalkan peran kader di lapangan.
Selain itu, ia berkomitmen menjadikan kantor DPD PKS Kota Blitar sebagai markas juang kader. “Kantor ini harus menjadi rumah perjuangan dan pusat aktivitas kader, bukan sekadar tempat rapat. Kita akan renovasi, termasuk memanfaatkan lantai dua untuk kegiatan olahraga, kumpul, dan ruang nyaman bagi seluruh kader,” ujarnya.
Semangat dan Motivasi Kader
Dalam kesempatan tersebut, Huda juga membagikan refleksi pribadi. Ia mengakui sempat merasa berat menerima amanah ini, namun meyakini bahwa Allah tidak akan memberikan beban di luar kemampuan hamba-Nya.
“Amanah ini adalah takdir, dan kita harus menyambutnya dengan siap, siaga, berani, dan setia. Kemenangan hanyalah pemberian Allah, tugas kita adalah berikhtiar dengan amal yang rapi, profesional, dan terukur,” ungkapnya penuh semangat.
Komitmen Bersama untuk Kota Blitar
Musda VI DPD PKS Kota Blitar bukan hanya ajang pergantian pengurus, melainkan simbol konsolidasi dan penyegaran semangat perjuangan. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, memperkuat posisi PKS di tengah masyarakat, dan menjadi solusi nyata bagi Kota Blitar.
Dengan komposisi yang mengedepankan kolaborasi lintas generasi, semangat pelayanan, dan visi politik yang terukur, PKS Kota Blitar optimistis dapat menghadirkan politik yang lebih membumi, dekat dengan rakyat, dan solutif untuk berbagai persoalan daerah.
Musda ini akhirnya ditutup dengan doa dan harapan bersama agar kepengurusan baru PKS Kota Blitar mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, menghadirkan keberkahan, serta mengantarkan partai pada capaian politik yang lebih baik di periode 2025–2030.