KPU, Bawaslu, dan Bakesbangpol Kota Blitar Kunjungi DPD PKS Kota Blitar, Perkuat Sinergi Demokrasi Menuju Pemilu 2029

BLITAR – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Blitar menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Blitar, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar di Kantor DPD PKS Kota Blitar, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara partai politik, penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, serta pemerintah daerah dalam rangka membangun demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berintegritas di Kota Blitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PKS Kota Blitar Chitmatul Huda, S.T., Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Blitar drh. Leo Sudilaksono, jajaran pengurus DPD PKS Kota Blitar, Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya, S.Sos., beserta komisioner KPU Kota Blitar, Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitrianto beserta jajaran, serta perwakilan Bakesbangpol Kota Blitar.

Silaturahmi dan Kolaborasi Demokrasi

Ketua DPD PKS Kota Blitar, Chitmatul Huda, S.T., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan KPU, Bawaslu, dan Bakesbangpol Kota Blitar.

Menurutnya, silaturahmi antar lembaga merupakan langkah penting dalam membangun komunikasi yang sehat demi memperkuat demokrasi di Kota Blitar.

“Alhamdulillah hari ini keluarga besar PKS Kota Blitar mendapatkan kehormatan menerima kunjungan dari KPU, Bawaslu, dan Bakesbangpol Kota Blitar. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Chitmatul Huda juga memperkenalkan kepengurusan baru DPD PKS Kota Blitar yang didominasi generasi muda sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.

Menurutnya, regenerasi menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi tantangan masa depan sekaligus meningkatkan partisipasi politik masyarakat, khususnya generasi muda.

KPU Kota Blitar Dorong Pembaruan Data Partai Politik

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama kunjungan adalah memperkuat komunikasi sekaligus mengingatkan partai politik terkait proses Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan.

KPU Kota Blitar menekankan pentingnya pembaruan data kepengurusan, alamat kantor, keanggotaan partai, hingga pemenuhan keterwakilan perempuan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh partai politik di Kota Blitar memiliki data yang valid dan mutakhir. Hal ini penting karena akan menjadi dasar dalam berbagai tahapan kepemiluan ke depan,” ujar Rangga.

KPU juga mengingatkan bahwa tahapan Pemilu 2029 diperkirakan mulai berjalan pada tahun 2027 sehingga partai politik perlu mempersiapkan diri sejak dini. Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian antara lain pembaruan regulasi pemilu, ambang batas parlemen, verifikasi partai politik, hingga kemungkinan perubahan sistem kepemiluan yang saat ini masih dibahas di tingkat nasional.

Selain itu, KPU Kota Blitar membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan pemilih. Melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, KPU siap hadir memberikan edukasi kepada kader partai, pemilih pemula, pemilih perempuan, maupun kelompok masyarakat lainnya.

Keterwakilan Perempuan Menjadi Perhatian Bersama

Salah satu isu penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah keterwakilan perempuan dalam kepengurusan dan politik elektoral.

KPU Kota Blitar menjelaskan bahwa regulasi terbaru memberikan perhatian lebih besar terhadap pemenuhan kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan partai politik. Ketentuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses administrasi dan verifikasi partai politik ke depan.

Menanggapi hal tersebut, DPD PKS Kota Blitar menyatakan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai bidang pengabdian, kepemimpinan, dan pendidikan politik.

PKS Kota Blitar selama ini aktif melibatkan kader perempuan dalam berbagai program pelayanan masyarakat, pemberdayaan keluarga, pembinaan umat, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bawaslu: Demokrasi Berkualitas Dimulai dari Kesiapan Semua Pihak

Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menyampaikan bahwa perubahan regulasi pemilu yang saat ini sedang dibahas di tingkat nasional harus disikapi dengan kesiapan seluruh pihak.

Menurutnya, baik penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, maupun partai politik harus terus memperkuat kapasitas organisasi agar siap menghadapi berbagai kemungkinan perubahan aturan menjelang Pemilu 2029.

“Apapun regulasi yang nantinya ditetapkan, semua pihak harus siap. Demokrasi yang baik membutuhkan kesiapan penyelenggara, pengawas, dan peserta pemilu,” ujarnya.

Bawaslu juga menekankan pentingnya pembaruan data partai politik secara berkala agar tidak menimbulkan permasalahan administratif di kemudian hari. Selain itu, Bawaslu mengingatkan pentingnya pengelolaan keanggotaan partai secara tertib dan akuntabel agar tidak menimbulkan persoalan saat tahapan pemilu dimulai.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu turut menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan pemilih pemula.

Bawaslu Kota Blitar memiliki berbagai program pendidikan demokrasi yang bertujuan meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik dan demokrasi.

Bakesbangpol Dorong Pendidikan Politik dan Penguatan Demokrasi

Niken Wahyurini, S.Sos., Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kota Blitar menjelaskan bahwa salah satu tugas utama Bakesbangpol adalah memfasilitasi pendidikan politik masyarakat serta memperkuat kapasitas kelembagaan partai politik.

Dalam kesempatan tersebut, Bakesbangpol menyampaikan bahwa setiap tahun pemerintah melakukan pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia yang mencakup aspek kebebasan, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi. Untuk mendukung pengukuran tersebut, partai politik diharapkan dapat menyampaikan laporan kegiatan pendidikan politik yang dilaksanakan selama satu tahun.

Selain itu, Bakesbangpol juga mendorong pelaksanaan program pendidikan politik bagi perempuan melalui berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam proses demokrasi dan pengambilan keputusan publik.

PKS Kota Blitar Siap Menjadi Mitra Demokrasi

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, berbagai isu strategis dibahas secara terbuka, mulai dari perkembangan regulasi pemilu, perubahan daerah pemilihan (dapil), keterwakilan perempuan, penguatan pendidikan politik, hingga kesiapan partai politik menghadapi tahapan Pemilu 2029.

DPD PKS Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari penguatan demokrasi di Kota Blitar melalui pendidikan politik, pelayanan masyarakat, kaderisasi, dan pemberdayaan warga.

PKS Kota Blitar meyakini bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya ditentukan oleh proses pemilu semata, tetapi juga oleh kualitas komunikasi, kolaborasi, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Melalui pertemuan ini, DPD PKS Kota Blitar berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan KPU, Bawaslu, dan Bakesbangpol dapat terus ditingkatkan demi menghadirkan demokrasi yang semakin dewasa, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“PKS Kota Blitar siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas demokrasi, meningkatkan pendidikan politik masyarakat, serta menyiapkan kader-kader terbaik untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Blitar dan Indonesia,” tutup Chitmatul Huda.

Leave a Comment

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.